Surantih dalam Puisi | Indrian Koto

Senin, 10 Januari 2022 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surantih dalam Puisi. Foto: Indrian Koto

Surantih dalam Puisi. Foto: Indrian Koto

Ke Langgai ke Asal Leluhur

kami meluncur
ke langgai, ke asal leluhur
mengendarai nasib masing-masing.

jalan berbatu, lumpur dan bukit terjal
seperti silsilah yang sukar diurai
satu demi satu.

dari keriuhan kami datang
ke kampung lengang kami pulang.

kami menuju
langgai, ke hulu asal leluhur
rumah-rumah merenggas, memencilkan diri
dengan penghuni
hutan dan orang kampung
digasak sepanjang siang, sepanjang petang.

berapa harga sekilo nilam dan daun gambir?

Baca Juga :  Ini Alasan Kedai JBS tak Jual Buku Sastra dari Penerbit Mayor

di kampung hulu
masa depan terpancang
pada antena parabola dan seragam sekolah

kami menuju langgai
seperti perantau asing
yang gampang terpesona dengan asal sendiri.

2010

Halaman Selanjutnya: Puisi Muara Surantih

Berita Terkait

Penyair Layla Muhaydirah
Kedatangan Portugis di Suvarnnadwipa – Arif P Putra
Hujan di Akhir Januari | Sri Jumaini
Dendang Membara Pirin Bana | Raudal Tanjung Banua
Tasbih Hujan | Apriwanto
Membeli Beras | Raudal Tanjung Banua
Kemenangan RA-RUDI | Harmidi
Aku Sampaikan Melalui Tulisan | Delvi P Maidani
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Juni 2023 - 14:25 WIB

Penyair Layla Muhaydirah

Jumat, 16 September 2022 - 10:25 WIB

Kedatangan Portugis di Suvarnnadwipa – Arif P Putra

Senin, 24 Januari 2022 - 06:19 WIB

Hujan di Akhir Januari | Sri Jumaini

Minggu, 23 Januari 2022 - 09:11 WIB

Dendang Membara Pirin Bana | Raudal Tanjung Banua

Kamis, 20 Januari 2022 - 21:22 WIB

Tasbih Hujan | Apriwanto

Selasa, 11 Januari 2022 - 13:59 WIB

Membeli Beras | Raudal Tanjung Banua

Senin, 10 Januari 2022 - 20:58 WIB

Kemenangan RA-RUDI | Harmidi

Senin, 10 Januari 2022 - 13:51 WIB

Surantih dalam Puisi | Indrian Koto

Berita Terbaru