Pematah

Sabtu, 15 Februari 2020 - 23:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Jika kamu tak mengerti perjuanganku
Tak apa
Semoga kamu tak akan melewati jalan runyam
Serunyam perjalananku
Semoga kamu tak merasakan jalan pahit
Sepahit yang pernah kurasakan

Jika kamu tak mengerti perjuanganku
Tak apa
Aku harap kamu tak mengalami kegagalan
Seperti yang pernah aku alami
Aku harap waktu tidurmu tak pernah berkurang
Seperti yang pernah terjadi padaku
Aku harap semua orang selalu mendukungmu
Tidak sepertiku

Jika kamu tak mengerti perjuanganku
Tak apa
Dunia begitu luas
Garis waktu begitu panjang
Bagi orang lain hari esok adalah harapan baru
Namun bagiku setiap besok datang  seolah ujian baru juga akan datang
Perdebatan antara keinginan dan kebutuhan terus mencengkramku
Tak apa
Ini hidupku,cerita yang akan tetap kutulis

Berita Terkait

Penyair Layla Muhaydirah
Kedatangan Portugis di Suvarnnadwipa – Arif P Putra
Hujan di Akhir Januari | Sri Jumaini
Dendang Membara Pirin Bana | Raudal Tanjung Banua
Tasbih Hujan | Apriwanto
Membeli Beras | Raudal Tanjung Banua
Kemenangan RA-RUDI | Harmidi
Surantih dalam Puisi | Indrian Koto
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Juni 2023 - 14:25 WIB

Penyair Layla Muhaydirah

Jumat, 16 September 2022 - 10:25 WIB

Kedatangan Portugis di Suvarnnadwipa – Arif P Putra

Senin, 24 Januari 2022 - 06:19 WIB

Hujan di Akhir Januari | Sri Jumaini

Minggu, 23 Januari 2022 - 09:11 WIB

Dendang Membara Pirin Bana | Raudal Tanjung Banua

Kamis, 20 Januari 2022 - 21:22 WIB

Tasbih Hujan | Apriwanto

Selasa, 11 Januari 2022 - 13:59 WIB

Membeli Beras | Raudal Tanjung Banua

Senin, 10 Januari 2022 - 20:58 WIB

Kemenangan RA-RUDI | Harmidi

Senin, 10 Januari 2022 - 13:51 WIB

Surantih dalam Puisi | Indrian Koto

Berita Terbaru