Sambut HUT Sumbar, Pusat Kebudayaan Minangkabau Luncurkan Ensiklopedia Tokoh 1001 Orang Minang

Selasa, 15 Agustus 2023 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FIKIR.ID – 8Pusat Kebudayaan Minangkabau (PKM) kembali melahirkan Maha Karya alam bentuk Buku Ensiklopedia Tokoh 1001 Orang Minang. Direncanakan event pelucurannya mengambil momentum Peringatan Hari Jadi ke-78 Provinsi Sumatera Barat, 1 Oktober 2023, kata Ketua Umum PKM Shofwan Karim dalam acara tak resmi ngopi di “Cafe Dari Sini” Padang, Sabtu siang 12 Agustus 2023.
“Sebelum pencetakan lebih banyak dan peluncuran Buku 1001 Orang Minang” ini, penting duduk bersama silaturrahmi PKM dengan pemerintahan: Gubernur Sumatera Barat dan Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat serta temu tokoh lainnya, untuk menyamakan visi persepsi mengintegrasikan event peluncuran dan pendistribusiannya dengan rangkaian acara peringatan Hari Jadi ke-78 Provinsi Sumatera Barat 1 Okktber 2023 ini. Karena kelahiran maha karya buku 1001 Orang Minang ini tak lepas dari aktor pembangunan: pemerintahan dan masyarakat lainnya ”, usul Prof. Dr. Ir. Musliar Kasim, MS., sebagai anggota Badan Pembina PKM.
“Sekaligus duduk bersama silaturrahmi dengan Gubernur itu, dapat dijadikan ajang berbincang hal yang lebih besar tentang pemajuan kebudayaan, di samping hal khusus ke depan pemanfaatan buku 1001 Tokoh Minang ini dalam menyemangati dan memberikan spirit pemajuan kebudayaan itu di Sumatera Barat, di ranah dan rantau”, tugas Guspardi Gaus Anggota DPR RI yang juga anggota Badan Pembina.
Badan Pengurus PKM menindaklanjuti arahan Badan Pembinanya itu. Selanjut mengagendakan acara duduk bersama silaturrahmi dengan Gubernur dan segera mengirim surat memohon waktu dan kesempatan Gubernur. PKM akan menghadirkan semua unsur, Badan Pembina, Badan Pengurus dan Badan Pengawas.
Dalam jumpa tak resmi di Cafe Dari Sini” Jl. Dr. Moh. Hatta No.3 Cupak Tangah Padang, Ketua Redaksi Buku 1001 Orang Minang Hasril Chaniago, menyebut sudah pada tahap tersedia naskah fit to print (layak cetak). Dicetak sekaligus terdiri dari 3 Jilid, yakni Jilid I A-E 429 orang Minang, Jilid II F-M 431 orang dan Jilid III N-Z 444 Orang Minang. Jumlah entry varian riwayat hidup tokoh 1.304 orang Minang.
Kenapa 1001 Orang Minang dengan Entry 1.304? Hasril Chaniago menjelaskan. Angka 1001 Orang Minang ini sudah disepakati Tim penulis PKM menjadi topik trending buku monumental ini. Bahkan sudah dimasukan menjadi program unggulan PKM yang dikerjakan Timnys, kata HC menoleh ke Ketua Umum PKM Shofwan Karim.
Enak ota society sambil minum kopi dengan multi topik namun trending. Hadir dalam ota soceity dan ikut ngopi di “Cafe Dari Sini” tadi selain Ketua PKM Shofwan Karim didamping Sekum YY Dt. Rajo Bagindo serta Ketua Redaksi Hasril C haniago yang juga Wakil Ketua PKM, ada dua orang Anggota Badan Pembina PKM. Keduanya ialah Guspardi Gaus Anggota DPR RI Wilayah Pemilihan Sumbar dan Prof. Dr. Ir. Musliar Kasim, MS Rektor Universitas Baiturrahmah Padang.
Shofwan Karim sambil menghirup, menyambung penjelasan HC. Katanya, Angka 1001 Orang Minang itu bukan menunjuk kepada jumlah pasti (sebanyak 1001 itu) tokoh orang Minang, tetapi lebih menggambarkan begitu banyak dan “beragamnya orang Minang” atau berdarah keturunan Minangkabau yang menyebar di hampir seluruh benua, perlu dicatat dan didokumentasikan varian biografi ringkasnya serta pengalaman hidup mereka dalam berbagai profesi, status dan fungsi.
“Mencermati berbagai pengalaman, orang Minang di ranah dan di rantau pada berbagai benua dan di negara-negara besar seperti di Amerika, Eropa, Australia, Afrika dan Asia lainnya, bahwa mereka dalam mengembangkan berbagai aspek kehidupan, kukuh dan amat siap memasuki berbagai perubahan global dengan daya saing hebat dalam arus modernisasi. Terasa amat menarik mengeksplisitkan karakter perjuangan mereka yang dirasakan amat kreatif inovatif, gigih dan berani. Semua, banyak sedikitnya tercermin dalam buku 1001 Orang Minang ini”, tukas HC sebagai Ketua Redaksi buku monumental ini.

Baca Juga :  Musypimda Muhammadiyah Pessel Dibuka Ketua PWM Sumbar

HC menambahkan, dalam proses riset dan penulisan, rekrut nama tokoh orang Minang di ranah dan rantau, pembuatan daftar namanya disesuaikan dengan kriteria yang sudah ditetapkan. Jumlahnya terus berkembang pada satu kali sudah mencapai 1.700 calon entry varian riwayat hidup tokoh orang Minang antar benua itu. Namun dalam tahap ini sampai awal Agustus 2023 ini yang dapat diambil datanya sampai ke tahap penulisan dan editing baru berhasil sebanyak 1.304 tokoh orang Minang. Ini untuk edisi pertama buku 1001 Orang Minang ini, jelas HC

Baca Juga :  Komunikasi Itu Peluang

Bagaimana sederet nama tokoh orang Minang lainnya yang cukup banyak di ranah rantau, diaspora Minang global, yang hidup dan atau yang telah wafat yang belum terliput dalam buku ini? “Insya Allah, kita liput dan kita terbitkan dalam edisi berikutnya. Yang jelas tim akan terus melakukan pengumpulan data bagi nama-nama yang belum berhasil didapatkan biodata dan varian riwayat hidup lengkap mereka, akan diterbitkan lagi dalam edisi baru pada cetakan berikutnya, tambah HC.

ADVERTISEMENT

space kosong

SCROLL TO RESUME CONTENT

Buku Ensiklopedia Tokoh 1001 Orang Minang, diterbitkan Yayasan Pusat Kebudayaan Minangkabau (PKM). Tim Penyusun Buku terdiri dari: (1) Tim Pengarah: Irman Gusman, Gamawan Fauzi, Rais Yatim, Taufik Abdullah, Mestika Zed (alm), Azyumardi Azra (alm), Basril Djabar, Fadli Zon, Nurhayati Subakat, Raudha Thaib, Emma Yohanna, Fasli Jalal, Musliar Kasim, Arnis Saleh, Shofwan Karim. (2) Ketua Redaksi/ Editor: Hasril Chaniago, Asisten Editor Rahmat Irfan Denas, (3) Tim Riset: Aswil Nazir, Hasril Caniago, Rahmat Irfan Denas, (4) Tim Penulis: Armaidi Tanjung, Aswil Nazir, Efri Yoni Baikoeni, Feni Efendi, Fenty Effendy, Hasril Chaniago, Hendra Makmur, Muhammad Arief Rahman, Muhammad Isa Gautama, Nasrul Azwar, Nopriyasman, Rahmad Irfan Denas, Syafruddin Al, Yose Hendra; (5) Kontributor: Abdullah Khusairi, Ana Nadhya Abrar, Ka’bati, Hardimen Koto, Holy Adib, Jondri Akmal, Khairul Jasmi, Muhammad Fuad Nasar, Novendra Hidayat, Taufik Darusman, Yulizal Yunus.**

Berita Terkait

Angkat Tema Kuatkan Soliditas dan Solidaritas, Halal Bihalal IKRAP Jakarta 2024 Sukses Digelar
Bawaslu Pessel Umumkan Pendaftaran PKD untuk Pilkada Pessel 2024, Ini Syaratnya
Diskusi dengan Mahasiswa Pessel, Welly Bernando Serap Aspirasi Generasi Muda
Terima Dana Hibah Rp1 Miliar, KONI Pessel Harus Bangkit dari Tidur
Siap Bersaing dalam Dunia Digital, Puluhan Anak Muda Bayang Ikuti Pelatihan Videografi
Halal Bihalal IKWAL Jakarta 2024 Sukses Digelar
Rodi Chandra Daftar Calon Bupati ke PDIP, SKD: Generasi Muda Solusi untuk Pesisir Selatan
Perantau Kampung Tanjung Tarusan Bangun Masjid Megah Usai Dilanda Banjir, Telan Anggaran Rp2,7 Miliar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Mei 2024 - 09:55 WIB

Angkat Tema Kuatkan Soliditas dan Solidaritas, Halal Bihalal IKRAP Jakarta 2024 Sukses Digelar

Sabtu, 18 Mei 2024 - 11:50 WIB

Bawaslu Pessel Umumkan Pendaftaran PKD untuk Pilkada Pessel 2024, Ini Syaratnya

Kamis, 16 Mei 2024 - 19:39 WIB

Diskusi dengan Mahasiswa Pessel, Welly Bernando Serap Aspirasi Generasi Muda

Rabu, 15 Mei 2024 - 11:45 WIB

Terima Dana Hibah Rp1 Miliar, KONI Pessel Harus Bangkit dari Tidur

Rabu, 15 Mei 2024 - 10:34 WIB

Siap Bersaing dalam Dunia Digital, Puluhan Anak Muda Bayang Ikuti Pelatihan Videografi

Minggu, 12 Mei 2024 - 23:02 WIB

Halal Bihalal IKWAL Jakarta 2024 Sukses Digelar

Kamis, 9 Mei 2024 - 11:37 WIB

Rodi Chandra Daftar Calon Bupati ke PDIP, SKD: Generasi Muda Solusi untuk Pesisir Selatan

Sabtu, 4 Mei 2024 - 15:02 WIB

Perantau Kampung Tanjung Tarusan Bangun Masjid Megah Usai Dilanda Banjir, Telan Anggaran Rp2,7 Miliar

Berita Terbaru