PAINAN – Anggota DPRD Sumatera Barat dari Fraksi Partai Demokrat, Doni Harsiva Yandra, menggelar reses di Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (17/2/2025).
Dalam reses tersebut, Doni didampingi oleh Anggota DPRD Pesisir Selatan Ikal Jonedi, sejumlah Wali Nagari di Kecamatan Sutera dan tokoh masyarakat.
Dalam kesempatan itu, ia meninjau sejumlah titik penting untuk menyerap aspirasi masyarakat dan memastikan keberlanjutan program pembangunan daerah.
Reses dimulai dengan kunjungan ke SMK Negeri 1 Sutera, di mana Doni Harsiva Yandra bertemu dengan pelajar, pimpinan sekolah, majelis guru, serta komite sekolah.
Salah satu aspirasi yang disampaikan adalah permintaan penyelesaian pembangunan satu ruas pagar sekolah yang masih belum rampung.
“Sekolah meminta agar pembangunan pagar yang tersisa dapat segera diselesaikan. Ini akan menjadi bahan pertimbangan kami dalam penyusunan anggaran. Jika memungkinkan, kita akan perjuangkan realisasinya,” ujar Doni.
Selanjutnya, Doni meninjau Nagari Rawang Gunung Malelo, khususnya Sungai Batang Surantih yang alirannya mengancam masjid dan ruas jalan utama. Ia memastikan bahwa permasalahan ini sudah masuk dalam daftar pembangunan provinsi.
“Saya sudah meminta dinas terkait untuk meninjau kondisi sungai ini sejak lama. Jika tidak segera ditangani, saat banjir bandang terjadi, jalan dan masjid bisa terdampak serius. Saya telah menghubungi pihak dinas terkait provinsi, dan mudah-mudahan, jika tidak masuk dalam anggaran efisiensi, proyek ini bisa dikerjakan tahun ini. Jika ada pemangkasan anggaran, kita upayakan realisasinya pada 2026,” jelasnya.
Wali Nagari Rawang Gunung Malelo, Aprizal, menyampaikan harapannya agar pemerintah provinsi dapat segera merealisasikan pembangunan pengaman tebing sungai tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Doni yang telah turun langsung meninjau kondisi di lapangan. Sungai Batang Surantih ini memang sangat berisiko, terutama saat musim hujan. Jika tidak segera ditangani, dampaknya bisa sangat besar bagi masyarakat. Kami berharap pemerintah provinsi bisa mempercepat realisasi proyek ini agar masyarakat merasa lebih aman,” ujar Aprizal.
Menindaklanjuti laporan warga, Doni juga meninjau beberapa titik irigasi di Surantih yang sebelumnya mengalami kerusakan. Dari hasil pengecekan, perbaikan sudah rampung, dan aliran air kembali normal.
“Ini menunjukkan pentingnya kita terus memantau laporan masyarakat dan menindaklanjutinya sesuai skala prioritas. Alhamdulillah, saluran irigasi ini sudah berfungsi dengan baik,” katanya.
Dalam reses ini, Doni juga menyoroti permasalahan jalan provinsi di Pesisir Selatan, termasuk jalan provinsi Surantih-Langgai.
“Beberapa ruas jalan ini sudah masuk dalam APBD 2025. Namun, kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat berpotensi menghambat pengerjaannya. Kami akan tetap mengawal agar pembangunan yang sudah dianggarkan bisa terealisasi,” tegasnya.
Anggota DPRD Pesisir Selatan, Ikal Jonedi, yang turut hadir dalam reses ini, menyampaikan apresiasi atas perhatian Doni terhadap kondisi infrastruktur di Kecamatan Sutera.
Ikal Jonedi menegaskan pentingnya sinergi antara DPRD kabupaten dan provinsi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.
“Kami sudah berbincang dengan Pak Doni, dan ke depan, kita akan mendorong berbagai program pembangunan untuk Kecamatan Sutera. Ini adalah tanggung jawab kita sebagai wakil rakyat,” ujarnya.