Selama 2 Tahun, UNP Sudah Buka 4 Program Studi di Sawahlunto

Sabtu, 27 Agustus 2022 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa UNP di Kota Sawahlunto

Mahasiswa UNP di Kota Sawahlunto

Bandasapuluah.com – Program Studi di luar Kampus Utama Universitas Negeri Padang (PSDKU UNP) di Kota Sawahlunto telah memulai tahun ajaran 2022/2023.

Dalam tahun ajaran ini, mahasiswa baru sementara berjumlah 95 orang.

Wakil Direktur I Pendidikan Vokasi UNP yang juga menjabat sebagai Koordinator PSDKU UNP Sawahlunto Bambang Heryadi menyebut, jumlah tersebut masih bersifat sementara karena tahapan daftar ulang mahasiswa baru masih berlangsung.

ADVERTISEMENT

space kosong

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tahun ajaran 2022/2023 ini program pendidikan (prodi) yang dibuka ada empat. Yaitu Prodi Teknik Otomotif Alat Berat, Teknik Pertambangan, Pendidikan Guru SD (PGSD) dan Pendidikan Guru PAUD (PGPAUD),” kata Bambang, Sabtu (27/8).

Bambang menyampaikan untuk tempat belajar mengajar dilaksanakan pada dua lokasi.

Yaitu di kampus sementara yang menggunakan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Desa Talago Gunuang. Kemudian di kampus baru PSDKU UNP yang terletak di Desa Kolok Mudiak.

“Kedua kampus itu, baik yang sementara maupun yang baru semuanya telah memenuhi standar yang ditetapkan sebagai tempat perkuliahan tatap muka yang representatif. Tentunya kita dengan dukungan Pemkot Sawahlunto juga masih terus melakukan sejumlah pembangunan serta peningkatan sarana dan prasarana penunjang perkuliahan,” lanjutnya Bambang.

Baca Juga :  Tekankan Pentingnya Peran Bako di Minangkabau, SMK se-Pessel Melalui P5 Gelar Acara Babako

Kemudian untuk kekuatan dosen dan tenaga pengajar, Bambang menyampaikan, secara bertahap sedang dipenuhi sesuai standar akreditasi yaitu bahwa setiap prodi memiliki lima orang dosen.

“Di luar itu, secara berkala nanti para dosen-dosen senior dari kampus utama di Padang akan kita kirimkan ke PSDKU Sawahlunto. Ini untuk mendukung dan menyamaratakan materi kuliah di kampus utama dengan PSDKU, sehingga janji kesetaraan kualitas antara kuliah di Padang dengan di Sawahlunto itu terwujud,” kata Bambang.

Bambang menyatakan pihak UNP menjamin dosen-dosen untuk PSDKU di Sawahlunto itu sudah bagus dan kualitasnya sesuai standar. Sebab mereka adalah dosen yang telah lulus dari tahapan seleksi.

Untuk jumlah mahasiswa baru sementara ini di setiap prodi, dirinci oleh Sekretaris Koordinator PSDKU Ichsan Nasution yaitu ; Teknik Otomotif Alat Berat sejumlah 21 orang, Teknik Pertambangan 42 orang, PGSD 22 orang dan PGPAUD 10 orang.

Baca Juga :  Bersama UNP, BMKG Bakal Gelar Pendidikan Pelatihan Kebencanaan ke TK dan SD di Sumbar

Sementara itu, Wakil Wali Kota Sawahlunto Zohirin Sayuti mengaku sangat bersyukur PSDKU UNP Sawahlunto telah berjalan selama dua tahun dan terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

“Alhamdulillah, sinergi Pemkot Sawahlunto dan UNP untuk membangun dan mengelola PSDKU ini berbuah manis yakni telah terlihat mahasiswa dan prodi yang terus bertambah setiap tahunnya. Ke depan Pemkot Sawahlunto komitmen terus mendukung PSDKU ini sehingga terus berkembang,” kata Zohirin.

Zohirin menyebut, pada tahun pertama dulu, PSDKU Sawahlunto baru membuka dua prodi yakni Teknik Pertambangan dan Teknik Otomotif Alat Berat.

“Sekarang sudah empat prodi, tentu kita ingin tahun depan ada tambahan lagi, sebab dengan makin banyak prodi, makin banyak jumlah mahasiswa tentu dampak ekonomi bagi masyarakat Sawahlunto juga meningkat. Maka itu kami terus bersinergi mendorong UNP supaya ditambah lagi prodi di PSDKU Sawahlunto ini,” ujarnya

Berita Terkait

Sepasang Muda-mudi Diciduk Satpol PP Pessel Saat Pacaran di Tempat Gelap dan Sepi
Usai Dilantik, IPTI Pessel Siapkan Program 100 Hari Kerja hingga Tingkat Nagari
Bangun Sinergisitas Penanganan Pelanggaran, Bawaslu Pessel Gelar Pertemuan dengan Panwascam dan Stake Holders
TMMD Ke -115, Kodim 0311/Pessel Ditutup, Sasaran Fisik dan Non Fisik Tetap di Jaga dan Dirawat
Waduh, Katanya Puskesmas Termegah di Pessel, Tiang Bendera Puskesmas Kayu Gadang Hanya dari Bambu
Satgas TMMD Gelar Sosialisasi Bahaya Laten Komunis dan Bahaya Terorisme
Bertempat di Takicok Cafe, ESI Pessel Matangkan Persiapan Rudi Hariyansyah Cup
Totalitas Bantu Orang Tua Asuh, dari Memasak hingga Setrika Baju Dilakukan Anggota Satgas TMMD Pessel Ini
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 November 2022 - 17:51 WIB

Sepasang Muda-mudi Diciduk Satpol PP Pessel Saat Pacaran di Tempat Gelap dan Sepi

Kamis, 17 November 2022 - 17:58 WIB

Usai Dilantik, IPTI Pessel Siapkan Program 100 Hari Kerja hingga Tingkat Nagari

Kamis, 10 November 2022 - 11:28 WIB

Bangun Sinergisitas Penanganan Pelanggaran, Bawaslu Pessel Gelar Pertemuan dengan Panwascam dan Stake Holders

Rabu, 9 November 2022 - 16:53 WIB

TMMD Ke -115, Kodim 0311/Pessel Ditutup, Sasaran Fisik dan Non Fisik Tetap di Jaga dan Dirawat

Rabu, 9 November 2022 - 10:55 WIB

Waduh, Katanya Puskesmas Termegah di Pessel, Tiang Bendera Puskesmas Kayu Gadang Hanya dari Bambu

Selasa, 8 November 2022 - 07:49 WIB

Satgas TMMD Gelar Sosialisasi Bahaya Laten Komunis dan Bahaya Terorisme

Minggu, 6 November 2022 - 18:46 WIB

Bertempat di Takicok Cafe, ESI Pessel Matangkan Persiapan Rudi Hariyansyah Cup

Minggu, 6 November 2022 - 18:17 WIB

Totalitas Bantu Orang Tua Asuh, dari Memasak hingga Setrika Baju Dilakukan Anggota Satgas TMMD Pessel Ini

Berita Terbaru