Sering Dibuang, Anak Muda Padang Sulap Batok Kelapa jadi Barang Bernilai Tinggi

Minggu, 7 Agustus 2022 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ditangan para tangan kreatif anak muda Kota Padang, batok kelapa yang sering dibuang disulap menjadi berbagai kerajinan tangan yang memiliki nilai jual yang tinggi. Foto: Diskominfo Padang

Ditangan para tangan kreatif anak muda Kota Padang, batok kelapa yang sering dibuang disulap menjadi berbagai kerajinan tangan yang memiliki nilai jual yang tinggi. Foto: Diskominfo Padang

Bandasapuluah.com – Bagi masyarakat umum, batok kelapa hanyalah menjadi barang yang tidak berguna dan sering dibuang.

Namun di tangan anak muda kreatif Kota Padang hal itu berbeda. Anak muda itu merubah batok kelapa menjadi sesuatu yang berguna.

Selain itu mereka juga menyulap batok kelapa menjadi berbagai kerajinan tangan yang bernilai jual tinggi.

ADVERTISEMENT

space kosong

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anak muda yang bergabung dalam NBF Craft menyulap batok kelapa menjadi berbagai kerajinan tangan yang bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah.

Baca Juga :  Citro Clean Bakal Jadi Produk Unggulan UMKM Dharmasraya

“Kita membuat kanvas bunga, cangkir dan teko, toples, celengan dan lainnya. Semua dari batok kelapa,”sebut Sella yang merupakan anak mudi di NBF Craft.

Sella mengatakan batok kelapa itu mereka kumpulkan dari pedagang santan yang ada di Kota Padang.

Ia menjelaskan, harga masing-masingnya cukup bervariasi.

Baca Juga :  Jadi Mucikari dan PSK, Dua Remaja di Bawah Umur Diamankan Satpol PP Pessel

Kanvas bunga dijual Rp150 ribu. Begitu juga cangkir dan teko yang dijual dengan harga yang sama dengan kanvas. Sementara toples kue dijual Rp50 ribu perbuahnya.

Sella mengakui, membuat kerajinan tangan dari batok kelapa cukup memakan waktu. Tergantung tingkat kerumitan dari produk itu sendiri.

“Seperti celengan, dalam sehari mampu kita produksi hingga 15 buah,” sebutnya.

Berita Terkait

Sepasang Muda-mudi Diciduk Satpol PP Pessel Saat Pacaran di Tempat Gelap dan Sepi
Usai Dilantik, IPTI Pessel Siapkan Program 100 Hari Kerja hingga Tingkat Nagari
Bangun Sinergisitas Penanganan Pelanggaran, Bawaslu Pessel Gelar Pertemuan dengan Panwascam dan Stake Holders
TMMD Ke -115, Kodim 0311/Pessel Ditutup, Sasaran Fisik dan Non Fisik Tetap di Jaga dan Dirawat
Waduh, Katanya Puskesmas Termegah di Pessel, Tiang Bendera Puskesmas Kayu Gadang Hanya dari Bambu
Satgas TMMD Gelar Sosialisasi Bahaya Laten Komunis dan Bahaya Terorisme
Bertempat di Takicok Cafe, ESI Pessel Matangkan Persiapan Rudi Hariyansyah Cup
Totalitas Bantu Orang Tua Asuh, dari Memasak hingga Setrika Baju Dilakukan Anggota Satgas TMMD Pessel Ini
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 November 2022 - 17:51 WIB

Sepasang Muda-mudi Diciduk Satpol PP Pessel Saat Pacaran di Tempat Gelap dan Sepi

Kamis, 17 November 2022 - 17:58 WIB

Usai Dilantik, IPTI Pessel Siapkan Program 100 Hari Kerja hingga Tingkat Nagari

Kamis, 10 November 2022 - 11:28 WIB

Bangun Sinergisitas Penanganan Pelanggaran, Bawaslu Pessel Gelar Pertemuan dengan Panwascam dan Stake Holders

Rabu, 9 November 2022 - 16:53 WIB

TMMD Ke -115, Kodim 0311/Pessel Ditutup, Sasaran Fisik dan Non Fisik Tetap di Jaga dan Dirawat

Rabu, 9 November 2022 - 10:55 WIB

Waduh, Katanya Puskesmas Termegah di Pessel, Tiang Bendera Puskesmas Kayu Gadang Hanya dari Bambu

Selasa, 8 November 2022 - 07:49 WIB

Satgas TMMD Gelar Sosialisasi Bahaya Laten Komunis dan Bahaya Terorisme

Minggu, 6 November 2022 - 18:46 WIB

Bertempat di Takicok Cafe, ESI Pessel Matangkan Persiapan Rudi Hariyansyah Cup

Minggu, 6 November 2022 - 18:17 WIB

Totalitas Bantu Orang Tua Asuh, dari Memasak hingga Setrika Baju Dilakukan Anggota Satgas TMMD Pessel Ini

Berita Terbaru