Jejak Perdagangan Eropa di Pesisir Selatan

Jumat, 7 Januari 2022 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan

Pesisir Selatan

Identitas Bangkai Kapal

Bangkai kapal tersebut hingga kini masih menjadi perdebatan. Antara kapal Portugis atau kapal dagang Belanda. Mengingat belum ada penelitian secara khusus yang menjelaskan secara konkrit dari mana kapal itu berasal.

Buku “Identifikasi dan Inventarisasi Sumber Daya Arkeologi Laut di Pesisir Selatan Sumatera Barat” menjelaskan kapal tersebut merupakan kapal dagang Belanda. Kapal tersebut karam sebelum tahun 1945. Selain di Ampiang Parak, terdapat juga kapal karam di Perairan teluk Mandeh, yakni kapal MV Boelongan. Keduanya sama-sama karam sebelum tahun 1945.

Alasan kapal ini diklaim sebagai kapal Belanda adalah dari penuturan seorang warga setempat. Dimana keadaan kapal tersebut yang tertutup oleh endapan pasir pantai yang demikian sudah terjadi sejak beliau masih kecil. Ditambah lagi material untuk tiang kapal yang berbahan besi clan menambah kuat indikasi bahwa kapal tersebut merupakan kapal zaman kolonial.

Baca Juga :  Rahmad Ardiansyah Siap Pimpin BPC HIPMI Pesisir Selatan dengan Semangat "KolaborAksi Pasisia"

Akan tetapi, buku tersebut belum memastikan kebenaran kapal tersebut merupakan kapal Belanda. Terlebih buku tersebut merupakan hasil riset identifikasi awal. Sehingga tak heran, buku tersebut menyarankan agar dilakukan penelitian yang lebih intensif untuk membuktikan kebenaranya.  

Dikatakan, situs yang terletak pada koordinat 01°38’16.5”LS dan 100°39’48”BT tersebut karam akibat dihantam oleh gelombang laut yang cukup besar. Bahkan, dahulunya kapal tersebut berada cukup jauh dari garis pantai (lebih kurang 1,5 km dari garis pantai lama).

Selain perubahan garis pantai yang menjadi bukti fisik terjadinya perubahan lingkungan fisik di situs tersebut juga terdapat danau tepat dibelakang pantai Ampiang Parak saat ini. 

Perubahan garis pantai menjadi salah satu potensi ilmu pengetahuan yang tersimpan pada situs. Untuk mengetahui lebih jauh tentang matra formal (bentuk, ukuran) dan jenis
kapal tersebut tentunya penggalian arkeologis sangat penting untuk dilakukan.

Baca Juga :  Cuma Punya Kas dan Setara Kas Rp100 Ribu, Segini Kekayaan Ketua KPU Pessel

Buku ini juga mengharapkan adanya kelanjutan dari riset ini, sumberdaya arkeologi laut yang telah ditemukan, mengingat data dalam riset hanya merupakan hasil riset identifikasi awal, sedangkan untuk pemanfaatan dari potensinya perlu dilakukan riset yang lebih detil. Termasuk melakukan penggalian dan penggunaan teknik ekskavasi.

Jika terdapat rencana ekskavasi terhadap bangkai kapal karam di Ampiang Parak, perlu dilakukan studi kelayakan (feasibility study) karena terkait dengan kondisi perairan yang dinamis, namun akan menuntut biaya besar. Semoga saja ada perhatian lebih oleh para stakeholder.

Halaman Selanjutnya: Diperkirakan Kapal Dagang Portugis

Follow WhatsApp Channel Bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sultan Indra Azhir Osman Seuntai Salam Sinopsis Kesultanan Indrapura
Selayang Pandang Cimpu
Pertalian Darah Pesisir Selatan dengan Kesultanan Brunei Darussalam
Gejolak PRRI di Surantih: Kayu Aro Jadi Lautan Api
Kapankah Pertama Kalinya Pasar Surantih Berdiri? Ini Sejarahnya
Ternyata Segini Partisipasi Pemilih Pessel dalam 12 Kali Pemilu
Partisipasi Pemilih Pessel di Pemilu 2024 Merosot, Terendah Ketiga dalam Sejarah
Ini Hari Jadi Kabupaten Pesisir Selatan Bila Dilihat dari Perspektif Kebudayaan dan Politik

Berita Terkait

Rabu, 12 Februari 2025 - 16:38 WIB

Sultan Indra Azhir Osman Seuntai Salam Sinopsis Kesultanan Indrapura

Kamis, 30 Januari 2025 - 22:50 WIB

Selayang Pandang Cimpu

Sabtu, 14 Desember 2024 - 00:03 WIB

Pertalian Darah Pesisir Selatan dengan Kesultanan Brunei Darussalam

Kamis, 12 Desember 2024 - 18:40 WIB

Gejolak PRRI di Surantih: Kayu Aro Jadi Lautan Api

Senin, 1 Juli 2024 - 10:01 WIB

Kapankah Pertama Kalinya Pasar Surantih Berdiri? Ini Sejarahnya

Berita Terbaru

Hitung Cepat Pilkada Pesisir Selatan 2024

Politik

Hitung Cepat Pilkada Pessel 2024

Rabu, 27 Nov 2024 - 15:19 WIB

Berita

Kenakan Loreng Komcad, Hendrajoni Ikuti Retret di Magelang

Sabtu, 22 Feb 2025 - 13:16 WIB