Tanggung Jawab Manusia

Senin, 20 Januari 2020 - 22:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu anugrah besar yang diberikan kepada manusia adalah kehendak bebas. Kehendak bebas adalah kemampuan untuk secara sukarela memilih suatu perbuatan. Kehendak bebas membuat manusia bertindak berdasarkan pilihan ke arah baik, maupun yang buruk, menerima atau menolak perintah-perintah tuhan.  Sebagaimana terdapat dalam surat Al-Insan ayat 3.

Pembangkangan atau ketidakpatuhan adalah suatu pilihan yang dapat dilakukan dengan akibat-akibat yang buruk. Kejahatan merupakan buah dari pilihan untuk membangkang kepada Tuhan. Al-Quran berulang-ulang mendorong manusia untuk berbuat kebaikan dan menempuh “jalan yang lurus”. Seluruh arti pahala dan hukuman, dan karena itu juga keadilan, akan hilang jika manusia tidak bertanggung jawab atas perbuatan mereka.

Konsep tanggung jawab manusia beranjak dari fungsi manusia sebagai khalifah di muka bumi yang dianugerahi kehendak bebas. Makna khalifah di muka bumi ini ditelaah lebih jauh mengandung makna manusia memiliki tanggung jawab memelihara ciptaan tuhan karenanya manusia diberi kekuasaan untuk mengelola dan memakmurkan alam ini dalam rangka beribadah kepada- Nya. Konsekuensi dari fungsi kedudukan dan tanggung jawab tersebut maka kepada manusia akan diminta pertanggungjawaban atas segala aktivitas yang dilakukan di muka bumi.

ADVERTISEMENT

space kosong

SCROLL TO RESUME CONTENT

kejahatan moral merupakan hasil ketidakpatuhan manusia dan penyalahgunaan kehendak bebas yang dianugerahkan kepadanya. Kehendak bebas adalah bagian dari apa yang mencirikan kita sebagai manusia dan meniscayakan adanya konsep tentang pahala dan hukuman. Hewan dan tumbuhan tidak diberi pahala dan hukuman karena mereka tidak memiliki pilihan namun bagi manusia harus ada akibat-akibat bagi pilihan baik dan pilihan buruk hanya dengan demikian terdapat keadilan yang sempurna.

Berita Terkait

Ini Trend yang Dipatahkan Hendrajoni Jika Kembali Maju di Pilkada Pessel 2024
Akankah Hendrajoni Maju dan Menang pada Pilkada Pesisir Selatan 2024?
Kata Kebudayaan dan Budaya tidak Ditemukan dalam Kamus Bahasa Minangkabau
Di Balik Isu Penculikan Anak
Kemerdekaan Belum Sampai ke Langgai
Padang Panjang atau Padangpanjang? Ini Penulisan yang Benar Menurut Pengamat Bahasa
LKAAM Pesisir Selatan yang Pasang Badan dalam Persoalan KAN Tambang
Keteladanan dalam Kegelapan | Alirman Sori
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 16:44 WIB

Ini Trend yang Dipatahkan Hendrajoni Jika Kembali Maju di Pilkada Pessel 2024

Rabu, 14 Juni 2023 - 18:28 WIB

Akankah Hendrajoni Maju dan Menang pada Pilkada Pesisir Selatan 2024?

Sabtu, 6 Mei 2023 - 08:10 WIB

Kata Kebudayaan dan Budaya tidak Ditemukan dalam Kamus Bahasa Minangkabau

Sabtu, 4 Februari 2023 - 00:34 WIB

Di Balik Isu Penculikan Anak

Rabu, 17 Agustus 2022 - 06:33 WIB

Kemerdekaan Belum Sampai ke Langgai

Kamis, 4 Agustus 2022 - 12:57 WIB

Padang Panjang atau Padangpanjang? Ini Penulisan yang Benar Menurut Pengamat Bahasa

Rabu, 22 Juni 2022 - 20:49 WIB

LKAAM Pesisir Selatan yang Pasang Badan dalam Persoalan KAN Tambang

Selasa, 5 April 2022 - 09:53 WIB

Keteladanan dalam Kegelapan | Alirman Sori

Berita Terbaru