Perayaan kelulusan SMA, mencederai Protokoler PSBB.

Selasa, 5 Mei 2020 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Yourie

Terlihat sore ini (3/5), Anak Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Sutera, Pesisir Selatan (Pessel), melakukan aksi coret-coret baju atas perayaan kelulusan mereka. Mereka melakukan aksi tersebut seperti tahun yang sudah-sudah tanpa mengindahkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang tengah berlaku di Sumatera Barat. Atas kejadian ini, siapa yang lalai?  Pihak sekolah kah yang tidak mengerti PSBB? Atau pihak sekolah tak memperingati muridnya untuk tidak melakukan perayaan kelulusan, bukankah selama PSBB ini, berkumpul pun tidak diperbolehkan? Atau pihak sekolah memang tak mengindahkan  peraturan pemerintah tentang Protokoler PSBB?? Atau memang si anak didik yang bengal?  Dan tak mematuhi peraturan peraturan yang ada?

  Yang jelas kelulusan anak SMA di Kecamatan Sutera, hari ini membuat kita geleng geleng kepala dan miris. Apalagi terdengar kabar tadi sore ada anak sekolah yang memakai baju coret coret tersebut juga melakukan konvoi kendaraan roda dua dan ada yang mengalami kecelakaan.

  Apa pihak sekolah tak bisa membuat maklumat yang ditujukan kepada anak anak muridnya, apabila tak mengindahkan maklumat tersebut mendapatkan sangsi, bisa berupa teguran, atau pihak sekolah bisa mengedepankan Protokoler PSBB saat ini untuk menghentikan semua kegiatan yang tak bermanfaat cenderung merugi tersebut.

  Sekiranya memang ini sebuah kesalahan, kita menunggu, baik respon pihak sekolah ataupun kepala dinas pendidikan mengenai kejadian ini. Sebenarnya mereka merasa bersyukur karena diberi kelulusan “give away” bukannya membuat onar dengan kegiatan yang bertentangan dengan maklumat pemerintah tentang penanganan pemutus rantai pandemi global ini. Mereka di didik di sekolah agar mereka punya budi pekerti dan bisa menopang kelangsungan hidup berbangsa (Yourie) 

Berita Terkait

Ini Trend yang Dipatahkan Hendrajoni Jika Kembali Maju di Pilkada Pessel 2024
Akankah Hendrajoni Maju dan Menang pada Pilkada Pesisir Selatan 2024?
Kata Kebudayaan dan Budaya tidak Ditemukan dalam Kamus Bahasa Minangkabau
Di Balik Isu Penculikan Anak
Kemerdekaan Belum Sampai ke Langgai
Padang Panjang atau Padangpanjang? Ini Penulisan yang Benar Menurut Pengamat Bahasa
LKAAM Pesisir Selatan yang Pasang Badan dalam Persoalan KAN Tambang
Keteladanan dalam Kegelapan | Alirman Sori
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 16:44 WIB

Ini Trend yang Dipatahkan Hendrajoni Jika Kembali Maju di Pilkada Pessel 2024

Rabu, 14 Juni 2023 - 18:28 WIB

Akankah Hendrajoni Maju dan Menang pada Pilkada Pesisir Selatan 2024?

Sabtu, 6 Mei 2023 - 08:10 WIB

Kata Kebudayaan dan Budaya tidak Ditemukan dalam Kamus Bahasa Minangkabau

Sabtu, 4 Februari 2023 - 00:34 WIB

Di Balik Isu Penculikan Anak

Rabu, 17 Agustus 2022 - 06:33 WIB

Kemerdekaan Belum Sampai ke Langgai

Kamis, 4 Agustus 2022 - 12:57 WIB

Padang Panjang atau Padangpanjang? Ini Penulisan yang Benar Menurut Pengamat Bahasa

Rabu, 22 Juni 2022 - 20:49 WIB

LKAAM Pesisir Selatan yang Pasang Badan dalam Persoalan KAN Tambang

Selasa, 5 April 2022 - 09:53 WIB

Keteladanan dalam Kegelapan | Alirman Sori

Berita Terbaru