Polisi Ultimatum Pelaku yang Arak hingga Telanjangi 2 Wanita di Pessel: Serahkan Diri atau Kami Cari Sampai Dapat

Rabu, 12 April 2023 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Markas Kepolisian Daerah Sumatera Barat

Markas Kepolisian Daerah Sumatera Barat

Bandasapuluah.com – Kepolisian Daerah Sumatra Barat (Polda Sumbar) mengultimatum para pelaku yang mengarak hingga menelanjangi dua wanita di Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan untuk segera menyerahkan diri. Bila tidak menyerahkan diri, polisi akan mencari mereka sampai dapat.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan pada wartawan, Rabu (12/04/2023).

“Kepada para pelaku agar segera menyerahkan diri. Kalau tidak kami cari (sampai dapat),” kata Dwi.

ADVERTISEMENT

space kosong

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dwi mengatakan, kasus ini telah diambil alih dari Polsek Lengayang ke Polres Pesisir Selatan. Kata dia, kasus ini telah menjadi atensi dan penyelidikan terus dilakukan.

Ia mengungkapkan, pihak kepolisian telah mengantongi CCTV hingga rekaman video saat kejadian.

“Sampai sekarang belum ada yang kami amankan (pelaku). Yang pasti kami melakukan penyelidikan dulu, kemudian nantinya hasil penyelidikan itu akan mengarahkan ke pelaku-pelaku,” tegasnya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumbar, Kombes Andry Kurniawan mengakui ia telah memerintahkan kepala satuan wilayah (Kasatwil) agar menangani kasus ini dengan cepat.

Baca Juga :  15 Paket Narkoba Ditemukan Polres Pessel saat Menangkap 2 Warga Bayang Ini

“Kami sudah arahkan Kasatwil dalam hal ini Kasat Reskrim Polres Pesisir Selatan untuk menangani hal tersebut. Merespon cepat,” kata dia.

Andry mengungkapkan, peristiwa persekusi itu terjadi pada Sabtu (8/4/2023) pukul 23.00 WIB. Pihak kepolisian akan menindak tegas apabila terdapat unsur kekerasan seksual yang dialami korban.

“Sudah saya perintahkan untuk melakukan penyelidikan. Perspektif hukum, apabila memenuhi kekerasan seksual akan kami tangani,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua orang perempuan diarak ke tepi pantai Pasir Putih Kambang, Kecamatan Lengayang pada Sabtu (8/4/2023) sekitar pukul 23.00 WIB oleh sekelompok warga. Dua wanita muda itu kemudian diceburkan ke laut, ditendang bahkan dipaksa menanggalkan pakaiannya.

Aksi perundungan itu pun direkam salah seorang dari warga yang berada di lokasi kejadian. Keesokan harinya, video itupun beredar luas di tengah masyarakat.

Baca Juga :  12 Anggota DPRD Pessel Dilaporkan ke Kejari, Novermal Pastikan Dirinya Tidak Terlibat

Kapolsek Lengayang Iptu Gusmanto menyampaikan, kejadian ini diduga karena adanya keresahan sejumlah warga terkait aktivitas Cafe Natasya yang berlokasi di kawasan Pasir Putih Kambang, Kecamatan Lengayang.

Cafe itu diduga masih membuka tempat hiburan malam di bulan Ramadan dengan menyediakan jasa Lady Companion (LC) atau pemandu lagu.

Oknum warga yang tidak terima dengan aktivitas tersebut, terlihat mengarak dua orang perempuan itu ke tepi pantai, dan memaksa melepaskan pakaian kedua perempuan yang diduga sebagai pemandu lagu tersebut.

Gusmanto mengatakan, saat malam setelah kejadian Piket SPKT Polsek Lengayang langsung mendatangi lokasi dan mengamankan kedua perempuan tersebut dari amukan massa lebih lanjut.

“Keterangan yang kami dapatkan mereka berdua sedang makan dibelakang Cafe datanglah beberapa pemuda yang merundung paksa mereka hingga terjadinya kejadian tersebut,” kata Kapolsek.

Berita Terkait

Dana CSR Aqua Solok Dinilai Bermanfaat bagi Masyarakat
Zarfi Deson Ajak Ormas Sukseskan Pemilu: Mari Tangkal Hoax dan Tolak Politik Uang
Buka Kejurda Dayung, Zarfi Deson Harap Ekonomi Masyarakat Meningkat
Yuk Ramaikan TPI Kambang, Ada Kejuaraan Dayung Antar Klub se-Pessel Selama Dua Hari
Gubernur Sumbar Resmi Buka MTQ XL-2023 Tingkat Sumbar di Solok Selatan
Jelang Nataru, Polda Sumbar Imbau Masyarakat Waspadai Peredaran Uang Palsu
Kembali Raih IGA Award, Padang Panjang Dinobatkan sebagai Kota Sangat Inovatif
Hari Jadi Kota Padang Panjang ke-233, Disporapar dan Pokdarwis Gelar Festival Batu Limo #2
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Desember 2023 - 10:04 WIB

Dana CSR Aqua Solok Dinilai Bermanfaat bagi Masyarakat

Rabu, 20 Desember 2023 - 09:45 WIB

Zarfi Deson Ajak Ormas Sukseskan Pemilu: Mari Tangkal Hoax dan Tolak Politik Uang

Sabtu, 16 Desember 2023 - 13:18 WIB

Buka Kejurda Dayung, Zarfi Deson Harap Ekonomi Masyarakat Meningkat

Sabtu, 16 Desember 2023 - 07:31 WIB

Yuk Ramaikan TPI Kambang, Ada Kejuaraan Dayung Antar Klub se-Pessel Selama Dua Hari

Rabu, 13 Desember 2023 - 16:19 WIB

Gubernur Sumbar Resmi Buka MTQ XL-2023 Tingkat Sumbar di Solok Selatan

Rabu, 13 Desember 2023 - 16:06 WIB

Jelang Nataru, Polda Sumbar Imbau Masyarakat Waspadai Peredaran Uang Palsu

Rabu, 13 Desember 2023 - 10:21 WIB

Kembali Raih IGA Award, Padang Panjang Dinobatkan sebagai Kota Sangat Inovatif

Selasa, 12 Desember 2023 - 16:32 WIB

Hari Jadi Kota Padang Panjang ke-233, Disporapar dan Pokdarwis Gelar Festival Batu Limo #2

Berita Terbaru