Komunikasi Itu Peluang

Rabu, 30 Desember 2020 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Yulizal Yunus

Komunikasi inten, nilai karakter, prilaku (budaya) utama orang Minang. Kapan dan di mana saja berjumpa, sapaan pertama adalah, a kaba (apa kabar). Inti nilainya, orang Minang ingin mendapat informasi terkini (updating). Informasi terkini itu menentukan posisi bargaining dan memberi peluang melangkah bersama dan bekerjasama.

Adalah menarik apa yang menjadi keluhan Drs. H. Darizal Basir, MM mantan Bupati Pesisir Selatan dua kali periode (1995-2005). Inti keluhannya sebagai anggota DPR RI tiga kali periode berturut-turut sampai sekarang dari Dapil Sumbar I, adalah minimnya komunikasi kepala daerah dengan anggota DPR asal Sumbar. Keluhannya ini disampaikan di depan anggota PWI Sumbar ketika reses masa persidangan II DPR RI tahun 2020/2021 berkunjung ke konstituen dan khusus bersilaturrahmi di Kantor PWI Sumbar Sabtu 26 Desember 2020, seperti diliput sumbar.siberindi.co. Di PWI disambut Ketua Heranof Firdaus serta pengurus lainnya, Eko Yance Edrie, Zulnadi, Gusfen Khairul, Junaidi Jarat, Tommy Raper dan Charles.

Fenomena kurang komunikasi ini menunjukkan bahwa budaya aparat pemerintah di daerah subkutur Minang ini bergeser dalam menganut nilai suka berkomunikasi. Adalah ironis di tengah kemajuan teknologi informasi canggih di era global ini, dengan handphone android yang canggih di tangan, namun kemauan berkomunikasi melemah. Fenomena ini tidak menguntungkan baik bagi pemerintahan daerah maupun rakyat.

Justru secara sosiologis kurang berkomunikasi, tanda kurang berinteraksi. Kurang berinteraksi menunjukkan kurang hubungan sosial. Kurang hubungan sosial, dapat berakibat kehilangan banyak informasi. Anggota dewan tidak dapat mengakses aspirasi pemerintah dan rakyat yang mesti diperjuangkannya. Lebih lanjut pemerintah daerah dan masyarakat kurang mendapat peluang untuk bersama dan bekerjasama dalam memajukan pembangunan daerah. Jurtru untuk mendapat pembagian nasional ini ke daerah memerlukan komunikasi, bersatu dan bekerjasama berjuang bersama-sama.

Karenanya penting secara intens membangun komunikasi timbal balik dan saling memberi manfaat. Kata Darizal yang menarik, kami sebagai anggota DPR terasa kurang termanfaatkan oleh kepala daerah, terutama dalam meraih proyek pembangunan.

Baca Juga :  Baznas Pessel Tetapkan Besaran Zakat Fitrah dan Fidiyah, Ini Rinciannya!

Adalah peluang ke depan bagi Gubernur apalagi Bupati/ Walikota di Dapil Sumbar I khususnya, membangun komunikasi lebih intens, mengambil manfaat wakil rakyatnya ada di pusat di samping membangun langsung komunikasi dengan para menteri dan badan/ lembaga tinggi negara setingkat menteri, mana yang boleh dipasilitasi wakil rakyat dari dapilnya.

Darizal anggota DPR RI Dapil Sumbar I ini membuka pintu lebar. “Undanglah kami. Ajak kami bicara. Sehingga aspirasi pembangunan daerah bisa kita perjuangkan bersama-sama”.

Sama bekerja ya, bersama dan bekerja sama penting. Bangun komunikasi intens terus menerus kepala daerah dengan wakil rakyat di pusat, buka peluang rakyat menyampaikan aspirasasi, dibantu disiarluaskan oleh pers sepeti disebut Heranof Ketua PWI dan wakil rakyat memperjuangkannya turut merebut peluang proyek pembangunan nasional untuk dibawa ke Sumbar terutama bagi Dapil wakil rakyat itu masing-masing, setidaknya.

Berita Terkait

Seorang Lansia Mengamuk dengan Sebilah Pisau di Pesisir Selatan, 1 Orang Tewas dan 1 Orang Alami Luka Serius
Angkat Tema Kuatkan Soliditas dan Solidaritas, Halal Bihalal IKRAP Jakarta 2024 Sukses Digelar
Bawaslu Pessel Umumkan Pendaftaran PKD untuk Pilkada Pessel 2024, Ini Syaratnya
Diskusi dengan Mahasiswa Pessel, Welly Bernando Serap Aspirasi Generasi Muda
Terima Dana Hibah Rp1 Miliar, KONI Pessel Harus Bangkit dari Tidur
Siap Bersaing dalam Dunia Digital, Puluhan Anak Muda Bayang Ikuti Pelatihan Videografi
Halal Bihalal IKWAL Jakarta 2024 Sukses Digelar
Rodi Chandra Daftar Calon Bupati ke PDIP, SKD: Generasi Muda Solusi untuk Pesisir Selatan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Mei 2024 - 15:29 WIB

Seorang Lansia Mengamuk dengan Sebilah Pisau di Pesisir Selatan, 1 Orang Tewas dan 1 Orang Alami Luka Serius

Senin, 20 Mei 2024 - 09:55 WIB

Angkat Tema Kuatkan Soliditas dan Solidaritas, Halal Bihalal IKRAP Jakarta 2024 Sukses Digelar

Kamis, 16 Mei 2024 - 19:39 WIB

Diskusi dengan Mahasiswa Pessel, Welly Bernando Serap Aspirasi Generasi Muda

Rabu, 15 Mei 2024 - 11:45 WIB

Terima Dana Hibah Rp1 Miliar, KONI Pessel Harus Bangkit dari Tidur

Rabu, 15 Mei 2024 - 10:34 WIB

Siap Bersaing dalam Dunia Digital, Puluhan Anak Muda Bayang Ikuti Pelatihan Videografi

Minggu, 12 Mei 2024 - 23:02 WIB

Halal Bihalal IKWAL Jakarta 2024 Sukses Digelar

Kamis, 9 Mei 2024 - 11:37 WIB

Rodi Chandra Daftar Calon Bupati ke PDIP, SKD: Generasi Muda Solusi untuk Pesisir Selatan

Sabtu, 4 Mei 2024 - 15:02 WIB

Perantau Kampung Tanjung Tarusan Bangun Masjid Megah Usai Dilanda Banjir, Telan Anggaran Rp2,7 Miliar

Berita Terbaru